Walaupun udah lewat beberapa hari yang lalu tapi tetep aja nih persoalan masih hangat buat dibahas. Gw yang notabene pendukung Italia merasa kesal atas perlakuan Zidane terhadap Materazzi. Perlakuan yang menurut gw agak kasar dan tidak terpuji untuk pemain sekelas Zidane. Tandukan itu mungkin bagi beberapa orang sangat biasa, tapi bagaimana mungkin itu menjadi hal yang bukan biasa ketika dilakukan oleh seorang yang luar biasa dalam waktu yang luar biasa pula. Memang sih dalam keadaan tertekan semua orang dapat melakukan sesuatu hal yang tidak terpuji terhadap orang lain maupun terhadap dirinya sendiri. Tapi tetap saja hal itu tidak dapat ditolerir mengingat yang melihat bukan hanya tuhan yang di atas saja tapi juga lebih dari satu miliar penonton baik yang di tempat maupun yang di TV.
Pandangan yang lain adalah gw juga sangat menyayangkan perkataan yang diucapkan oleh Materazzi. Perkataannya yang menghina adik dan ibu Zidane menurut gw terlalu anarkis untuk diucapkan, apalagi jika dilihat dari isi perkataannya yang menyebutkan bahwa Zidane merupakan anak dari terorist. Ini sudah kelewat jauh teman!! sudah melebihi dari isu RASISME yang sedang digembar-gemborkan oleh persepakbolaan eropa. Perkataan yang bukan hanya menyinggung Zidane dan pendukungnya tapi juga menghina saudara-saudara Zidane yang beragama Islam (Moeslem maksudnya). Karena dengan jelas bahwa perkataan itu dikatakan oleh Materazzi yang memang dikenal cukup anarkis.
Memang kejadian tersebut disebabkan oleh sifat Sebab-Akibat. Kalau saja si A tidak melakukan itu mana mungkin si B membalasnya. Semuanya salah!!!! Tapi saya lebih menyalahkan Sikap dari Materazzi yang sudah membawa-bawa SARA ke dalam perkataanya. Mudah-mudahan dia dihukum atas perbuatannya itu.....
Saya suka Italia....
Saya suka Zidane...
Saya Benci Materazzi...
Tapi dia mencetak GOL.....
Teman.....
Apa yang harus lakukan?