Showing posts with label jangan takut masuk ui. Show all posts
Showing posts with label jangan takut masuk ui. Show all posts

Tuesday, November 11, 2008

Berita Duka dari UI

Innalillahi wa innailaihi rajiun…

Sore ini Selasa, 11 November 2008, 3 orang Pejuang Muda Universitas Indonesia (Adit FMIPA/fisika/2007, Dimas FMIPA/fisika?2007, Kholid FMIPA/fisika/2006) yang merupakan bagian dari keluarga besar Bedah Kampus UI, Danus BEM UI,FMIPA UI… telah dipanggil olehNya..

Setelah roadshow acara Bedah Kampus UI 2008 dari SMA-SMA di daerah Cibinong, tepatnya di Pintu Tol jagorawi, mobil Honda Jazz yang digunakan ketiga orang tersebut menabrak truk Air Mineral.

Dimas, yang menyetir mobil, meninggal di tempat, sekarang dilarikan ke PMI Bogor. sedangkan Kholid sempat dilarikan ke Rumah sakit Bakti Husada Cibinong, lalu meninggal di Rumah sakit. Adit, yang sempat kritis, akhirnya dipanggil olehNya..

Sunday, May 25, 2008

Info Lengkap UMB UI, SNMPTN, PPKB UI, KSDI UI, dan Jalur Prestasi



Tahun ini Universitas Indonesia akan menerima sebanyak 4.500 mahasiswa
baru untuk program S1 Regular dari berbagai jalur. Jalur tersebut
antara lain:

Ujian Masuk Bersama (UMB)
Kuota yang diberikan : 2290 kursi (50,89% dari total keseluruhan)
Pendaftaran : 26 Mei - 3 juni 2008
Ujian Seleksi : 7 Juni - 8 Juni 2008
Biaya pendaftaran : IPA/IPS : Rp 175.000,00 IPC : Rp 200.000,00
Materi Ujian : Sama seperti SNM-PTN
Pengumuman : 21 Juni 2008
Cara pendaftaran
1.Perorangan: dilakukan di Kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tanggal 26 Mei – 30 Mei 2008 di Jalan Rawamangun Muka Jakarta Timur
Pembayaran melalui rekening BNI.
* IPA : 8273008817
* IPS : 8273008828
* IPC : 8273008839
2.Kolektif: melalui sekolah masing-masing

Pendaftaran di wilayah lain hubungi panitia lokal terdekat di Medan (Kampus USU), Padang (Kampus UNP), Yogyakarta (Universitas Widya Mataram), Surabaya (Gedung Amarta-Kopertis wilayahVII Jl.Kertajaya Indah Timur No.55), Makasar (Kampus UNHAS)


Kelengkapan pendaftaran
  1. fotokopi STTB/tanda kelulusan dilegalisir dan aslinya (bagi lulusan 2006-2007) atau fotokopi raport kelas 1 dan 2 dilegalisir, atau kartu peserta ujian nasional, atau surat keterangan dari kepala sekolah yang menyatakan ybs. telah mengikuti ujian nasional dan benar murid sekolah tersebut (lulusan 2008)
  2. fotokopi KTP atau kartu OSIS atau surat keterangan dari sekolah (yang belum memiliki KTP)
  3. 3 lembar pas foto terbaru (3 bulan terakhir) ukuran 4 x 6

Ujian seleksi 7 Juni - 8 Juni 2008
diselenggarakan di Medan, Padang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Makasar, dan tempat-tempat yang ditentukan kemudian.

Kamu tidak perlu takut, UMB ini tidak menerapkan sumbangan minimal
apapun apabila kita lulus seleksi nanti. Seperti yang kita tahu, PTN
yang membuka jalur mandiri seperti UM-UGM, USM-ITB, SMU UNPAD, PMDK
UNAIR, diwajibkan mengisi sumbangan minimal dengan kisaran angka yang
cukup besar. Akan tetapi, UMB tidak demikian! Di UMB ini tidak ada
sumbangan apapun yang dibebankan kepada mahasiswa baru ketika diterima
di UI nanti. Biaya pendidikan S1 Regular di UI yang lulus dari jalur
UMB ini SAMA DENGAN biaya pendidikan S1 Regular UI yang lulus dari
jalur SNM-PTN/SPMB.

UI juga menyediakan beasiswanya bagi mahasiswa program Sarjana Reguler
melalui program BEASISWA SERIBU ANAK BANGSA dan dari YAYASAN BANTUAN
PENDIDIKAN UNIVERSITAS INDONESIA.

Tersedia fasilitas asrama bagi mahasiswa yang berasal dari luar
JABODETABEK.

Catatan : Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan
terlebih dahulu.

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri /SPMB
Kuota yang diberikan : 900 kursi (20% dari total keseluruhan)

Pendaftaran : 16 Juni - 28 Juni 2008
Ujian Seleksi : 2 Juli - 3 Juli 2008
Biaya Pendaftaran : IPA/IPS : Rp 150.000,00 IPC : Rp 175.000,00
Tempat Pendaftaran : Panitia Lokal PTN Seluruh Indonesia
Mater Ujian :
Ujian SNM-PTN dibagi menjadi dua hari, yaitu hari pertama dan hari kedua.
Hari Pertama diikuti oleh seluruh Kelompok Ujian IPA/IPS/IPC :
Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
Hari Kedua dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok IPA dan kelompok
IPS.
Untuk Kelompok IPA/IPC : Matematika IPA, Biologi, Fisika, Kimia, dan
IPA Terpadu
Untuk Kelompok IPS/IPC : Sejarah, Geografi, Ekonomi, dan IPS Terpadu

Catatan : Informasi tentang pelaksanaan SNM-PTN 2008 bisa berubah
sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Ketentuan serta
tata cara pendaftaraan akan diumumkan lebih lanjut.

Prestasi Pemerataan Kesempatan Belajar (tanpa tes)
Kuota yang diberikan : 450 Kursi (10% dari total penerimaan keseluruhan)

Dalam rangka pemerataan kesempatan belajar, UI mengirimkan undangan
kepada siswa SMA yang berprestasi diseluruh wilayah Indonesia untuk
masuk UI. Demi standarisasi mutu, khusus bagi mahasiswa yang diterima
melalui PPKB harus mengikuti program matrikulasi mata kuliah tertentu
selama kurang lebih empat minggu. Siswa SMA yang mendapatkan Undangan,
harus datang sendiri pada saat pendaftaran. Jika tidak datang dianggap
mengundurkan diri. Acuan yang digunakan untuk menentukan SMA yang
diikutsertakan pada program ini antara lain:

1. Prestasi yang dicapai oleh lulusan SMA yang bersangkutan dalam
Ujian Tulis UMPTN/SPMB tahun-tahun sebelumnya.
2. Prosentase lulusan SPMB dari SMA yang bersangkutan pada tahun
sebelumnya
3. Prestasi mahasiswa UI yang berasal dari SMA yang bersangkutan
4. SMA di seluruh peloksok tanah air, terutama yang peserta didiknya
tidak/belum ada atau hanya sedikit berkesempatan belajar di UI.

Quote:
* Jurusan IPA :
Kelas 1 (kelas10) sampai dengan semester 1 kelas 3 (kela12) termasuk
dalam 5 peringkat terbaik di kelas.
* Jurusan IPS dan Bahasa:
(1) Kelas1 (kelas10) sampai dengan kelas 2 (kelas11) termasuk dalam 10
peringkat terbaik di kelas.
(2) Semester1 Kelas 3 (kelas12) termasuk dalam 5 peringkat terbaik
di kelas.

Kerja Sama Daerah dan Industri (KDRI)
Kuota yang diberikan : 800 kursi (17,78% dari total keseluruhan)

Kerja Sama Daerah dan Industri (KSDI) bertujuan untuk membantu daerah
dengan menyediakan SDM berkualitas, dan meningkatkan kesempatan
belajar bagi lulusan SMA yang berada di seluruh penjuru Indonesia.

Penerimaan mahasiswa melalui KSDI mempunyai sasaran sebagai berikut:
1. Memberikan kesempatan yang lebih luas kepada putera-puteri daerah
di seluruh Indonesia, lulusan terbaik dari SMA, yang didukung oleh
pemerintah daerah dan industri dalam pembiayaan kuliah dan/atau hidup
selama pendidikannya di Universitas Indonesia;
2. Setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Indonesia, mereka
diharapkan kembali ke daerah, untuk membangun bangsa, sesuai dengan
keahlian masing-masing.

Syarat-syarat

Para lulusan SMA yang dapat diikutsertakan dalam program ini harus
memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Siswa Peringkat kelas 1รข€"10, dari semester 1 s.d. 5;
2. Memiliki ijazah yang berumur maksimum 2 tahun, sejak siswa lulus
dari SLTA;
3. Pelamar yang memiliki prestasi khusus di bidang yang sesuai dengan
program yang dituju, akan mendapat prioritas untuk diterima;
4. Diutamakan siswa yang berasal dari SMA di luar Jabodetabek.

Pendaftaran

Pendaftaran dapat dilakukan dengan melengkapi dokumen sebagai berikut:
1. Mengisi dan menandatangani formulir pendaftaran Universitas Indonesia;
2. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 500.000,00 (lima ratus ribu
rupiah) melalui rekening Seleksi Ujian Masuk, Bank BNI Cabang UI
Depok, No. 000.670.6430;
3. Fotokopi rapor SMA/Madrasah Aliyah Negeri (MAN)/SLTA-lain yang
sederajat;
4. Surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa siswa yang
bersangkutan tidak mempunyai cacat tubuh atau ketunaan yang dapat
mengganggu kelancaran belajar;
5. Fotokopi akta kelahiran atau surat kenal lahir;

Informasi termutakhir tentang jalur KDRI bisa diliat di
www.penerimaan. <
http://www.penerima an.ui.edu> ui.edu


Prestasi Olimpiade Keilmuan tingkat Nasional dan Internasional,
Prestasi Olahraga dan Seni
Untuk Prestasi Olimpiade keilmuan 30 kursi dan Untuk Prestasi Olahraga
dan Seni 30 Kursi.
(1,33% dari total keseluruhan daya tampung UI yang
diberikan)

BANNER FREE MEMBER

Sunday, February 24, 2008

Biaya Kuliah Naik: Syarat Menjadi World Class University?

Universitas Indonesia (UI) akhir-akhir ini gencar mengkampanyekan gerakan untuk menjadi World Class university. Sebuah cita-cita yang nantinya akan membuat Universitas ini mampu bersaing dalam kancah dunia internasional. Harapan ini harus dihargai dan didukung oleh semua pihak yang terkait dengan lembaga pendidikan ini, tidak terkecuali mahasiswa sebagai salah satu stakeholder utama dan terbesar. Hal ini dikarenakan posisi tersebut dapat mengharumkan nama Indonesia serta memacu dunia pendidikan di Indonesia untuk dapat lebih baik dan menghasilkan ilmu-ilmu serta teknologi baru yang nantinya dapat bermanfaat baik di dalam maupun luar negri.

Menjadi lebih baik terutama masuk ke dalam kelas internasional tentunya memerlukan dukungan dari segi finansial maupun non-finansial. Hal ini tentunya menjadi sebuah keharusan untuk mendapatkan hal yang diinginkan tersebut. Sebuah dukungan yang tidak main-main karena harapan tersebut merupakan cita-cita yang tinggi. Dukungan non-finansial antara lain bisa berupa hasil riset yang bermutu, prestasi mahasiswa, dll. Sedangkan untuk dukungan finansial, universitas Indonesia masih memiliki sumber-sumber pendapatan dari biaya pendidikan mahasiswa, keuntungan dari ventura, serta keuntungan dari hasil-hasil riset yang ada.

Dilihat dari dukungan dari segi finansial, universitas indonesia memang masih banyak mengandalkan pendapatan dari sektor biaya pendidikan mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya isu bahwa sekitar 80% dari total pendapatan UI adalah berasal dari mahasiswa. Sebuah jumlah yang teramat besar dan memang sangat signifikan. Tetapi isu tersebut tidaklah dapat menjadi patokan, sebab di fasilkom sendiri hanya sekitar 45% dari total pendapatan yang berasal dari mahasiswa. Begitu pula di fakultas-fakultas yang lain. Ada yang lebih besar, ada juga yang lebih kecil. Sama halnya ketika ada fakultas yang kaya dan ada fakultas yang miskin. Terlepas dari besar dan kecilnya persentase dari sektor mahasiswa terdapat satu kesimpulan yang dapat ditarik yaitu sektor ini merupakan sektor yang signifikan sehingga besar andilnya dalam menyokong biaya pengeluaran institusi ini.

Lalu ketika kita kembali membicarakan tentang perubahan ke arah world class university, tentunya dukungan finansial amatlah sangat diharapkan dapat lebih tinggi. Hal ini akan menjadikan rektorat akan melirik sektor biaya pendidikan oleh mahasiswa sebagai sektor yang signifikan. Hal ini tersirat dari pidato rektor baru UI Prof. Dr. Gumilar Rusliwa Sumantri saat acara pelantikan pengurus BEM, DPM, dan MWA unsur mahasiswa universitas indonesia tahun kepengurusan 2008 pada bulan januari lalu di balai sidang BNI UI. Dalam pidatonya beliau mengisyaratkan adanya kemungkinan kenaikan biaya kuliah pada tahun ajaran baru nanti untuk mahasiswa baru nantinya. Menurut beliau hal ini dikarenakan belum maksimalnya pendapatan dari sektor ventura-ventura yang dimiliki UI, salah satunya adalah PT. Daya Makara dan rumah makan Mang Engking. Alasan lainnya adalah karena adanya tingkat inflasi yang berubah-ubah dalam perekonomian di Indonesia sehingga biaya pendidikan di UI pun harus menyesuaikan dengan keadaan inflasi tersebut. Tujuan Alasan kenaikan ini antara lain adalah ingin menyejahterakan dosen serta karyawan di UI sehingga dapat bekerja maksimal serta berbakti penuh kepada almamater ini. Sebuah pemikiran yang tidak salah memang karena dari hal tersebut dapat diciptakan iklim perkuliahan serta riset yang lebih baik.

Mahasiswa sebagai stakeholder utama dan terbesar haruslah ikut andil dalam menyelesaikan masalah ini. Walaupun hal ini masihlah wacana, tetapi perlu adanya penyikapan dari mahasiswa terhadap hal ini. Hal ini dikarenakan mahasiswalah yang nantinya akan menanggung semua dari hasil keputusan tersebut. Penyikapannya ialah antara lain dengan ikut memikirkan jalan terbaik yang seharusnya diambil oleh para pimpinan UI. Mengenai ada tidaknya keputusan penaikan biaya kuliah ini, mahasiswa memang belum bisa mengambil sikap antara menerima dan menolak. Karena di satu sisi mahasiswa ingin menjadikan kampus ini menjadi world class university, dan di sisi lain mahasiswa ingin biaya yang terjangkau. Sesuai dengan prinsip ekonomi. Oleh karena itu, sebelum mengambil keputusan akan kemanakah kita, mahasiswa perlu lagi mengkaji data-data di lapangan serta meminta kejelasan dari rektorat tentang aliran dana selama ini atau yang disebut dengan transparansi keuangan. Karena transparansi keuangan yang dapat menjelaskan ke kita tentang layakkah biaya kuliah dinaikkan serta transparansi keuangan merupakan suatu syarat agar terciptanya good governance menuju world class university.

Jikalau biaya kuliah memang akan dinaikkan tentunya hal ini akan menjadikan UI memiliki gelar kampus yang mahal. Hal ini akan kontras dengan slogan yang selama ini terlekat pada UI yaitu sebagai kampus rakyat. Walaupun selama ini proses advokasi di UI terutama di Fasilkom tergolong baik, tetapi hal ini tidaklah dapat menjadikan pandangan rakyat yang baik nantinya terhadap UI. Karena masyarakat luar tidak dapat melihat jauh kedalam, mereka hanya menilai sampulnya. Sebenarnya untuk permasalahan citra ini sudah coba dicari jalan keluarnya oleh mahasiswa selama ini yaitu dengan kampanye “Jangan Takut Masuk UI”. Kampanye ini mengumumkan bahwa tidak adanya mahasiswa yang tidak diterima oleh UI karena faktor biaya. Tetapi kampanye ini belumlah maksimal. Masalah luasnya Indonesia masih menjadi penghambat dalam kampanye ini.

Lalu apakah biaya kuliah naik adalah suatu konsekuensi dari penetapan cita-cita UI ke arah world class university? Tentulah hal ini tidak dapat dijawab sekarang. Hal ini dikarenakan kita haruslah perlu menunggu hasil laporan keuangan UI selama ini. Karena dari hasil laporan tersebut dapatlah kita simpulkan jawabannya nanti. Kalau memang baik, tentunya keputusan menaikkan biaya kuliah dapat kita terima dengan syarat. Tetapi kalau buruk, UI harus menata kembali perekonomiannya secara efektif dan efisien sehingga dapat memberikan suatu kondisi keuangan yang baik yang dapat melancarkan jalan kita menuju world class university.

Saturday, June 16, 2007

Jangan Takut Masuk UI

Mohon disebarkan
Kampanye "Jangan Takut Masuk UI" Berikut:


Kami BEM UI dan BEM/Senat Mahasiswa se-UI mengajak teman-teman calon mahasiswa untuk berkompetisi memasuki Universitas Indonesia dengan kemampuan akademik terbaik yang kalian miliki. Jangan khawatir dengan masalah biaya kuliah. Karena bagi teman-teman calon mahasiswa dengan keterbatasan keuangan akan diberikan keringanan biaya berupa pembebasan biaya studi, uang pangkal (admission fee) dan diberikan beasiswa (sesuai dengan pernyataan Rektor UI). Dan prosedur untuk keringanan ini pun tidaklah sulit.
Ada sebuah kisah yang menarik untuk lebih meyakinkan teman-teman. Dua tahun yang lalu seorang lulusan SMU di Jakarta mendaftar SPMB dan menetapkan pilihannya untuk masuk UI. Awalnya ia sempat khawatir karena ada anggapan bahwa kuliah di UI sangat mahal sedangkan ia merupakan anak dari keluarga yang kurang mampu. Namun berkat keteguhan hatinya dan dukungan yang begitu kuat dari sang ibu dan mengingat UI memiliki prosedur keringanan biaya kuliah yang tidak sulit akhirnya ia diterima di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI angkatan 2005. Kekhawatiran biaya kuliah yang mahal sesekali masih terbayang menemani langkahnya ketika pertama kali menginjakkan kaki di UI setelah dinyatakan lolos SPMB 2005. Penyambutan yang ramah dari senior di jurusannya dan bantuan advokasi keringanan dari mahasiswa FISIP yang lain seketika melenyapkan kekhawatiran itu. Ternyata prosedur keringanan biaya kuliah tidak sesulit yang dibayangkan. Tahun ini merupakan tahun ketiganya di FISIP UI.
Untuk itu yakinkan diri teman-teman untuk terus-menerus berkompetisi menjadi yang terbaik. Jangan biarkan masalah finansial menghalangimu untuk menggapai impianmu. Karena Universitas Indonesia adalah kampus yang menempatkan kemampuan akademis di urutan pertama bagi calon mahasiswanya, bukan kemampuan finansial. Jangan takut masuk UI! Kami dari BEM UI dan BEM/Senat Mahasiswa se-UI siap mengadvokasi teman-teman untuk mendapatkan hak dalam memperoleh biaya pendidikan yang berkeadilan di UI!
Kami tunggu teman-teman di Universitas Indonesia. Salam Perjuangan!!!

BEM UI dan BEM/Senat Mahasiswa se-UI
Universitas Indonesia, Depok-Salemba

Contact person
BEM UI (021-78849053)
Dodi kesma BEM UI (085694924032)
Ramones FMIPA (085210221221)
Agung farhan FH (081380454539)
Dadan FISIP (08567293997)

Ahmed FT (02192924397)
Tania FK (08176001471)
Fajar F. Psiko (08128991024)
Noneng FIB (085693086683)
Al Kautsar FE (08159726681)
Amir FKM (081546222775), amir50@ui.edu atau aming1712@yahoo.com

Rahmat FKG (081807992843)
Lia Sadita Fasilkom (081315055722)
Suci FIK (081317743942)
Syarat-syarat dapat dilihat di sini dan formulirnya dapat langsung di-download di sini
BANNER FREE MEMBER

Tuesday, June 27, 2006

Jangan Takut Masuk UI!

Kami BEM UI dan BEM/Senat Mahasiswa se-UI mengajak teman-teman calon mahasiswa untuk berkompetisi memasuki Universitas Indonesia dengan kemampuan akademik terbaik yang kalian miliki. Jangan khawatir dengan masalah biaya kuliah. Karena bagi teman-teman calon mahasiswa dengan keterbatasan keuangan akan diberikan keringanan biaya berupa pembebasan biaya studi, uang pangkal (admission fee) dan diberikan beasiswa (sesuai dengan pernyataan Rektor UI). Dan prosedur untuk keringanan ini pun tidaklah sulit.

Ada sebuah kisah yang menarik untuk lebih meyakinkan teman-teman. Setahun yang lalu seorang lulusan SMU di Jakarta mendaftar SPMB dan menetapkan pilihannya untuk masuk UI. Awalnya ia sempat khawatir karena ada anggapan bahwa kuliah di UI sangat mahal sedangkan ia merupakan anak dari keluarga yang kurang mampu. Namun berkat keteguhan hatinya dan dukungan yang begitu kuat dari sang ibu dan mengingat UI memiliki prosedur keringanan biaya kuliah yang tidak sulit akhirnya ia diterima di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI angkatan 2005. Kekhawatiran biaya kuliah yang mahal sesekali masih terbayang menemani langkahnya ketika pertama kali menginjakkan kaki di UI setelah dinyatakan lolos SPMB 2005. Penyambutan yang ramah dari senior di jurusannya dan bantuan advokasi keringanan dari mahasiswa FISIP yang lain seketika melenyapkan kekhawatiran itu. Ternyata prosedur keringanan biaya kuliah tidak sesulit yang dibayangkan. Tahun ini merupakan tahun keduanya di FISIP UI.

Untuk itu yakinkan diri teman-teman untuk terus-menerus berkompetisi menjadi yang terbaik. Jangan biarkan masalah finansial menghalangimu untuk menggapai impianmu. Karena Universitas Indonesia adalah kampus yang menempatkan kemampuan akademis di urutan pertama bagi calon mahasiswanya, bukan kemampuan finansial. Jangan takut masuk UI! Kami dari BEM UI dan BEM/Senat Mahasiswa se-UI siap mengadvokasi teman-teman untuk mendapatkan hak dalam memperoleh biaya pendidikan yang berkeadilan di UI!

Kami tunggu teman-teman di Universitas Indonesia. Salam Perjuangan!!!


BEM UI dan BEM/Senat Mahasiswa se-UI

Universitas Indonesia, Depok-Salemba





buat persyaratan dlsb bisa diambil disini