Tuesday, October 16, 2007

Kisah pohon peneduh

Assalamu'alaikum wr wb
Apa kabar dunia mayaku?
sudahkah kau menyingkap tabir penutup tidurmu?
menutup mata hati hingga beku tatapan matamu

Kemarin sang surya berdiskusi dengan ku
berdiskusi tentang makna sempurna
segalanya indah dalam silat lidah
sampai sang bulan melerai kami berdua

akhirnya malam dapat bercerita
tentang rasa kelu
tentang perasaaan bosannya dia terhadap "dingin" si buruk rupa
katanya dia iri dengan sang siang

dan sang siang pun bercerita kepadaku
tentang kerasnya batu
tentang perasaan sedihnya dia terhadap "panas" si keras kepala
katanya dia iri dengan sang malam

begitulah keseharian pohon peneduh
tempat bercerita semua bongkah tengkorak
sebuah wadah tempat pelepas emosi jiwa

pohon peneduh pun goyang ditiup angin

1 comment:

Praditya said...

Kasian si pohon tiap hari cuma bsa jadi pendengar...