Wednesday, October 03, 2007

Teladan Seorang Pemimpin


Teladan adalah sifat yang harus ada dalam jiwa setiap pemimpin. Keteladanan merupakan satu kata kuno dan klasik yang tidak pernah lekang ditelan zaman dan modernisasi ilmu untuk mengubah tingkah laku seseorang. Keteladanan juga merupakan kunci keberhasilan kepemimpinan seseorang. Keteladanan sangat erat kaitannya dengan pelayanan dan kerendahan hati.

Merilis apa yang pernah dikatakan Zig Ziglar dalam bukunya Something Else to Smile About(2001) bahwa ketika keteladanan sudah dapat dijalankan dengan baik, maka sebenarnya kita tidak perlu terlalu pusing lagi untuk memeriksa apakah aturan sudah dijalankan atau tidak, karena pelaksanaan aturan yang konsisten dimulai dari proses keteladanan yang dilaksanakan oleh pemimpin lininya. Keteladanan sudah menyatu dalam proses pengawasan.

Pemimpin yang memiliki teladan mampu mencetak pemimpin baru tanpa merasa harus disaingi. Baginya bukan "macho" yang penting (hal-hal yang bersifat kewenangan, kekuasaan, dan asesoris jabatan yang dipegangnya), melainkan "maestro" yang paling utama (bisa tidak, ia mengerjakan pekerjaan yang dibebankan pada dirinya).
"Janganlah lupa bahwa apa yang tidak anda hargai, tidak akan dihargai, bahwa apa yang tidak anda ingat tidak akan diingat, bahwa apa yang tidak anda ubah tidak akan berubah, bahwa apa yang tidak anda kerjakan tidak akan dikerjakan. Anda bisa kalau mau, membentuk masyarakat yang pemimpinnya, entah bisnis atau politik, tidak terlalu terobsesi dengan uang dan jabatan. Pertanyaan sesunguhnya, bukanlah soal apa yang harus diperbuat, melainkan sekadar kemauan untuk melakukannya"-Alexander M.Sauders Jr-
Pemimpin yang mampu memberikan teladan tidak hanya memikirkan keselamatan posisinya sendiri, di atas semua itu ia akan selalu memberikan teladan yang baik untuk mengembangkan timnya agar lebih produktif lagi. Bahkan pemimpin ini akan memiliki tanggung jawab yang besar jika timnya gagal mencapai target kerja yang sudah disepakati. Pemimpin ini juga tidak sungkan-sungkan mengundurkan diri dari jabatannya, jika memang ia gagal memimpin timnya dengan baik.

Dalam islam, keteladanan bisa diperoleh dari apa-apa yang dilakukan Rasulullah saw dalam menjalankan hidupnya. Bagi para pemimpin yang beragama islam wajib hukumnya dalam mengambil teladan dan mengidolakan beliau.Sesuai dengan firman Allah SWT berikut:



Dan sekarang adalah saatnya bagi kita masing-masing pemimpin untuk bisa memberikan teladan dari kita agar kepemimpinan kita dapat menjadikan rasa kebermanfaatan tertuang dalam hati sanubari tiap-tiap orang yang kita pimpin. Sesungguhnya tiap diri kita adalah pemimpin dan setiap pemimpin wajib bertanggungjawab tentang apa yang telah kita lakukan di dunia pada hari akhir nanti.

Selamat Memberikan Teladan!

-Adapted from "Fulfiling Life", Parlindungan Marpaung.


2 comments:

Anonymous said...

Keren bgt, sharing nya sangat berguna bagi saya, terimah kasih y blog nya ....

Franova Herdiyanto said...

sama-sama mas/mba anonim