Friday, October 13, 2006

CGT (Klarifikasi)

Waduh..permasalahannya jadi semakin rumit nih.Tadinya si gw posting hal ini gara-gara pengen nulis hasil report rapat ORKRES, cuman nggak tau naronya di mana. Ehhh sekarang malah jadi kaya gini :D kaget gw...dalam sehari aja blog gw pengunjungnya uda 100an,,trus kebanyakan dapet koment dari 2002 lagi, waduh jadi nggak enak gw..maaf ya mba, mas kalo perkataan saya ada yang salah. Trus di planet2004 jadi banyak postingan yang menanggapi tentang postingan gw ini. Makasih banyak buat kresna, joji, adoen yang udah berkomentar. Sekali lagi gw mohon maaf kalo memang gw ada kata-kata yang menyinggung, ataupun gw dinilai kurang becus dalam memegang amanah ini. Perbedaan pendapat itu penting, karena itu pula gw bersyukur kalian bisa memberikan feedback yang secepat ini, karena dari situ gw tau pendapat publik tentang apa yang salah dari gw.

oia sebelumnya gw mohon kita dapat duduk bareng dalam menyelesaikan masalah ini. Sebenarnya masalah ini merupakan pelajaran organisasi bagi gw khususnya, bagi BEM FASILKOM UI, dan juga bagi masyarakat FASILKOM UI pada umumnya.Jadi disini gw sangat memohon kepada kalian untuk dapat duduk tenang dalam menyelesaikan masalah ini, toh kita belum terlalu terlambat dan CGT pun belum berlangsung.

OK..daripada masalahnya semakin menyebar dan banyak asumsi-asumsi baru, disini akan sedikit banyak gw coba jelaskan sebisa gw dulu. Mungkin kalo memang penjelasan gw di sini dinilai kurang, kalian bisa menemui gw di ruang BEM untuk bisa berdiskusi secara langsung.


  1. BAND tetap ada di CGT. BAND tetap menjadi acara puncak dalam CGT kali ini, karena memang yang menjadi daya tarik dalam CGT adalah acara BAND.Porsinya juga yang paling besar cuma tidak sebesar biasanya. Pada postingan gw sebelumnya, gw sadar betul gw salah karena kurang lengkap menjelaskan, dan yang ditangkap oleh khalayak ramai adalah tidak adanya BAND lagi pada CGT kali ini. Konsep yang diberikan agung kemarin lebih detail daripada konsep yang diberikan oleh rizki, hal ini pula yang menyebabkan mayoritas penilai lebih memilih agung. Pada konsep agung, dicantumkan acara-acara yang menarik yang bisa menyelingi acara BAND, karena kemarin dinilai acara BAND terlalu monoton.Secara pribadi, gw juga bakalan kecewa kalo BAND ditiadakan. Jadi sekali lagi gw nyatakan kalo BAND itu tetap ada, dan akan tetap menjadi acara utama.
  2. Mengenai cara bidding.Gw pribadi mohon maaf karna gw khilaf telah melupakan acara sosialisasi konsep kepada masyarakat FASILKOM.Memang seharusnya bidding dilakukan secara terbuka, kalaupun tertutup hendaknya ada acara sosialisai caPO dan konsep atau semacam acara hearing lainnya.So, sekali lagi gw mohon maaf ya..smoga bisa menjadi pelajaran ke depannya.
  3. Mengapa nilai personality lebih besar daripada konsep? Sebenarnya bobot kedua point ini hampir berimbang yaitu masing-masing 45% dan 40%. Hanya yang menjadikan hasilnya sangat terasa perbedaannya ialah karena untuk yang bagian personality lebih subjektif penilaiannya walaupun ada sebagian yang objektif yang ditanyakan langsung pada caPO. Point personality menilai tentang bagaimana dia mem-presentasikan konsepnya, sikapnya, keyakinannya, serta cara dia bisa menjual konsepnya itu kepada bidder. Untuk point konsep lebih objektif. Pada point ini caPO diberi pertanyaan menyangkut konsep yang diberikannya. Kenapa nilainya terasa berbeda terhadap personality? karena kebanyakan jawaban yang diberikan memiliki nilai yang kecil karena jawabannya tidak meyakinkan bidder. Paramater yang ada (skala 0-3,setiap kemungkinan jawaban diberikan nilai parameter, 0 untuk jawaban buruk dan 3 untuk jawaban paling baik).
  4. Kenapa mantan PO tidak dilibatkan? Pada bidding ini, bidder terdiri dari SC kepanitian CGT yaitu saya sebagai KABID ORKRES dan juga merangkap PJ, serta KORBID 2 saudara dirga ditambah dengan penanggung jawab yaitu Ketua BEM FASILKOM UI, Yudi Ariawan.Karena Yudi kemarin berhalangan, Yudi memberikan kuasanya kepada KORBID 1, Albert Kurniawan. Sementara mantan PO tersebut tidak memiliki jabatan pada struktur kepanitian nantinya. Jika sebelumnya memang ada acara sosialisai konsep, maka disinilah para mantan PO bisa dilibatkan sebagai panelis(punya hak tanya, tetapi tidak hak suara), sekali lagi saya mohon maaf kalau tidak ada acara ini. Tapi bukan berarti para mantan PO tidak dilibatkan. Para mantan PO ini juga menjadi penasehat/tempat bertanya PO terpilih tetapi di luar struktur kepanitian yang ada.
  5. Kenapa yang ikut bidding hanya dari BEM ? Karena CGT merupakan acara yang di bawah BEM, sudah jelas kalau bidder hanya dari orang BEM. Jika ada acara sosialisai konsep, para masyarakat FASILKOM hanya mempunyai hak tanya tidak hak suara.Sekali lagi mohon maaf karena tidak ada acara ini. Jadi Hak suara tetap diberikan penuh kepada bidder.
  6. caPO setelah BIDDING. Kebetulan konsep yang diberikan oleh agung tidak baku, maksudnya masih bisa disesuaikan. Hal ini ditambah dengan keputusan agung untuk memilih rizki sebagai waPO-nya.
  7. penilaian BPH lainnya maximal belasan kalo bukan satuan. BPH disini mengikuti bidding dengan mempunyai hak tanya dan suara. Bedanya dengan bidder utama ialah, penilaian BPH di sini 100% subjektif. Jadi kalo bidder mendapatkan form biding, tetapi BPH tidak. Karena kesubjektifan inilah nilai yang mereka berikan tidak terlalu besar. Kan kalau besar, misalnya sampai 100 atau 1000an, bisa mengalahkan penilaian dari bidder utama, padahal penilaian mereka 100% subjektif.
  8. Apa smua tim penilai dan BPH BEM merasa mewakilkan smua aspirasi WARGA FASILKOM yg ada? Hal ini memang subjektif sih, tapi ini kan acara di bawah BEM, dengan SC dari BEM juga, otomatis tim penilai harus dari pihak BEM. Kalau ada perwakilan dari Badan Otonom di FASILKOM misalnya, berarti acara ini bukan di bawah BEM, tapi DPM.

huhh..banyak juga ya...tapi uda semuanya belum ya? ya uda kalo ada lagi silahkan bilang ke gw ya..ditunggu lo... :D
hehe...sekali lagi gw minta maaf ya(aduh udah berapa kali ya nulis kaya gini?).

oia makasih ya buat kresna, joji, ma adoen yang udah mau koment, tanpa kalian gw nggak tau salah gw apa..makasih ya udah diingetin...you're my best friends forever e_e

trus buat 2003,2002, dan makin ke atas...maaf ya udah bikin kaget seharian...trus nanti jangan lupa dateng ya pas CGT...kedatangan kalian sangat ditunggu..Tunggu aja pendaftaran BANDnya bagi yang mau nge-BAND...

Mari menyatukan pendapat, bukan menyamakan pendapat...
Semua ini demi kepentingan bersama...demi FASILKOM
yang maju dan berkembang...

~BelajarItuButuhProses
~YangPentingAdalahBisaBelajarDariKegagalan


8 comments:

Ryan said...

waduh mel, maaf pak, saya posting postingan terakhir saya sebelum postingan ini nongol di planet, jadinya gitu deh, hehehe...

kresna said...

untuk point 2,, apa dgn lo minta maav bidding itu jd bener??

point 6,, Gw ga ngert cara kalian nilai gmn,konsep bs brubah2 kok bs kpilih? Enk jg yah bagus2in aja konsep wkt bidding, abs itu kl ud kpilih ubh aja sesuka hati. hoaaahm..

point 5+8,, mslhnya apakah petinggi2 BEM yg skrng mewakilkan smua elemen warga fasilkom? maav2 aja, gw dan bnyk org ga pernh merasa diwakilkan. Dan biddernya tetep dr BEM jg? Yaah,,sama aja boong..
Ini emng acara di BAWAH BEM,tp ini acara untk SMUA WARGA FASILKOM. ga ada warga fasilkom ga akn ada acara ini! Kl ngerasa ini acara BEM,buat aja acr sndr yg nonton tim2 penilai dr BEM.

1 lg,, gmn bs org yg mencalonkan sbgai PO lupa mencantumkan biaya yg plg pntg(alat band)? Dan nyewa alat band itu ga murah,, sngt disayangkan kl ga digunakan scr maksimal (bnyk selingan).

thx

Anonymous said...

Smel, gw coba komentar ya...
Pertama, mgknkah akan ada acara band, sementara anggaran bwt itu sama sekali ga ada? Mgknkah dgn anggaran (yg katanya cuma 3jt), semua biaya perlengkapan bakal terakomodinir? Bgmn dgn konsumsi, dekor, pubdok, dll? Ok, bilang aja anggarannya masih bisa disesuaikan, tapi bukankah itu berarti PO sama skali ga merencanakan konsepnya dgn baik?
Kedua, ketika gw (dan mgkn ada tmn yg lain jg) tanya bakal kayak apa sih konsep "baru" itu, kenapa gw malah mendapatkan jwbn: "sbnrnya blum ada konsep acara yg pasti sih. acara masih bisa disesuaikan lagi kok...". Nah lho??? Bukankah tim penilai udah sepakat bahwa konsepnya lbh bagus dan udah matang?
Ketiga, sejauh yg gw denger, sampai saat terpilihnya, tim dari PO sendiri blm lgkp (smpai sekarang pun apakah sudah fix?), bahkan nyaris ga ada. Apa hal ini sama sekali ga jadi pertimbangan bagi tim penilai? Apakah bidding hanya benar2 utk menilai caPO secara personal, dan sama skali ga diperhitungkan nilai timnya?
Keempat, klu ketiga poin di atas seharusnya jadi nilai minus bagi PO, lalu bagian manakah yg jadi nilai plusnya? Apakah di bagian personality saja? Seberapa ngaruh sih personality selama konsepnya blm tentu diterima dan teamworknya jg ga bagus??
Sori klu komentar ini bikin lo tersinggung... tolong diliat dari maksud baiknya saja. Kita sama2 ga pengen CGT tahun ini malah hancur kan?

Franova said...

@kresna
Ya..Bidding tetep bener, yang salah adalah memang karena nggak ada acara sosialisai konsep..

Konsep bukan berubah-rubah sesuka hati na..Konsep agung ma rizki dua-duanya bagus..maksudnya bisa berubah itu, dua pikiran itu bisa digabungin dan menghasilkan yang terbaik..

nach, kalo menurut loe BEM blum cukup mewakili, trus menurut loe bidder yang pantas siapa aja?Untuk membuka pikiran gw aja sii..

@mas/mba anonymous
Makasih ya buat perhatiannya...

Joji said...

No 2. Itu bukan sesuatu yang bakal selese dengan 'maaf', tapi tunjukin niat baik buat ngasih tau konsep ke semuanya. Lo gak mau terjadi salah paham lagi kan? tunjukin lah. Kasih tau ke-DUA- konsepnya, dan BORANG penilaian lengkap kalo mau mengklarifikasi. Dan, kalo gak mau nantinya bakal tercipta aneh-aneh lagi, kasih tau porsi yang lo maksud itu apa?? Apakah tetep jadi acara puncak tapi cuman 2 jam?? Itu termaksud 'PORSI' kecil.. Jangan buat kita berasumsi aneh-aneh lagi. Kalo bisa, draft acara kasar nya.

No 5. Kalo emang ini acara BEM dengan menilai itu BEM, maka target acara nya ya BEM aja sekalian. BGT, BEM GET TOGETHER! Kalo targetnya semua elemen fasilkom ya mbok setidaknya ada unsur keterlibatan elemen fasilkom secara umum.

Mengenai bidder sih -bagi gw- sah sah aja kalo BEM, tapi setidaknya kasih tau penilaian itu berdasarkan apa? Setidaknya orang lain itu bisa tau, apakah penilaian yang diberikan itu bener-bener penilaian berdasarkan penilaian objektif atau subjektif


dan bener juga kata kresna, kalo misalnya -EMANG- ketinggalan mencantumkan anggaran band, kok bisa nilai konsepnya lebih bagus dari yang gak ketinggalan? Aneh bgt bagi gw.

Sori, kalo pendapat gw menyinggung siapa siapa.. Thx eniwei

Wisnu said...

gini ya smel..
ko gw pribadi ngerasa penjelasan lo tentang konsep pada point 6 muter muter ya...
maksudnya yang sebenernya gmn si??

point 6: konsep yang tidak baku?
apakah konsepnya masih bisa diubah-ubah abis selese bidding? aneh bin ajaib

point 3: emang orang-orang yang mau dateng ke CGT peduli sama personality PO nya?
emang orang-orang yang mau dateng ke CGT peduli sama siapa PO nya??
untuk suatu acara kayaknya personality subjektif seorang PO tidaklah utama bagi orang yang mau dateng ke acara...

YANG PENTING ITU KONSEP...!!!

orang mau dateng ke acara karena KONSEP acaranaya OKE...!!!!
bukan karena PO nya rajin ibadah...
bukan karena PO nya punya IP cumlaude....
bukan karena PO nya baik hati..... DAN
BUKAN karena PO nya JAGO WAWANCARA........ (emang apa urusannya sama acara CGT klo PO nya pinter poci-poci)

point 5: sekali lagi de coba di TEGASKAN! acara ini acara FASILKOM dan BUKAN BEM!!! jadi jangan SEENAKNYA pilih bidder dari BEM!!
udah gak da sosialisasi, biddernya juga dipilih dari BEM pula....

setuju ma kresna, gw pribadi gak ngerasa diwakilin sama bidder-bidder BEM kalian itu!!
klo mau pilih bidder kan bisa aja perwakilan dari masing2 angkatan, para PO terdahulu... atau yang lainnya!! tapi jangan seenaknya dari BEM doang... emang semua orang setuju sama BEM yang sekarang??

sekali lagi ini acara bersama anak2 fasilkom BUKAN acara BEM kalian semata.....

saran: tolong dong di publikasiin, di mading misalnya mengenai konsep dan draft acara.... (klo emang katanya mau minta maaf karena udah tertutup, ya coba di publikasiin sekarang ini)

hayo syp yang setuju ma saran gw acung jari..... :)

ojochan said...

*acungin jari*

kebenaran said...

Jamu psikologi kunjungi www.setansatan.blogspot.com jamu memang pahit